Kebanyakan yang bekerja dirumah pasti ibu rumah tangga atau bahkan bisa juga bapak-bapak dan mahasiswa. Dengan adanya kerja online dari rumah ini sangat berguna bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan supaya tidak menganggur. Pasti Anda bertanya-tanya apakah ada pekerjaan seperti itu? Jawabnya benar adanya dan sekarang ini banyak sekali yang telah membuktikan terutama orang Indonesia.
Biasanya berbekal portofolio dan pengetahuan terbatas para fresh graduate terjun bebas atau trial & error mengirim berkas lamaran ke berbagai firma hukum, perusahaan, atau lowongan profesi hukum apa saja.  Mereka yang lulus dari perguruan tinggi ternama dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi umumnya cepat lolos tahap administrasi untuk tahap wawancara. Namun IPK tinggi tak menjamin pasti lolos. Banyak yang gagal saat diwawancara antara lain akibat minimnya pengetahuan tentang profesi yang dilamar.
Koneksi internet buruk? Pergilah keluar. Mungkin, ada situasi ketika layanan internet yang tersedia tidak mencukupi, tergantung pada tempat Anda tinggal. Sekitar 55 persen penduduk AS hanya memiliki satu penyedia dengan kecepatan 25 megabit per detik, yaitu jumlah minimal FCC yang diperlukan untuk mengakses aplikasi online paling canggih. Kemudian, dengan 75 persen warga Amerika pengguna internet yang saat ini masih menggunakan koneksi DSL, kabel, atau fiber untuk online di rumah, kita mungkin mulai menjadi tenaga kerja yang lebih fleksibel. Menurut Biro Sensus Amerika Serikat, jumlah pengguna internet turun dari 82 persen hanya dalam beberapa tahun, tetapi koneksi perangkat seluler meningkat dari 10 persen menjadi 20 persen dalam periode waktu tersebut. Untungnya, hotspot Wi-Fi dan paket data broadband dapat mendukung terbentuknya tenaga kerja jarak jauh. Plus, saat ini juga banyak alat produktivitas canggih dan populer yang mudah diakses di perangkat seluler Anda. Alat tersebut mencakup aplikasi kerja yang memungkinkan Anda membuat, mengedit, dan berbagi file dari PC/Mac atau iOS, perangkat Android, atau Windows dengan siapa pun secara real-time. Jika koneksi internet sedang tidak cukup baik, Anda pun dapat menggunakan perangkat seluler dengan mudah untuk melanjutkan pekerjaan.
Bekerja di rumah dapat memberikan banyak fleksibilitas. Anda dapat bekerja ketika merasa menyukainya. Jika memiliki anak, Anda dapat mengatur jadwal hari kerja di antara berbagai aktivitas anak. Sayangnya, bekerja di rumah dapat menjadi tantangan jika Anda tidak tahu bagaimana cara mengatur waktu dan dapat menjadi gangguan. Jika Anda ingin berhasil bekerja dari rumah, Anda harus tahu bagaimana agar siap bekerja setiap hari dan selalu profesional, fokus, dan teratur. Jika Anda ingin tahu bagaimana cara bekerja dari rumah, ikutilah langkah-langkah berikut ini.

Karier adalah pekerjaan, profesi (Hornby, 1957). Seseorang akan bekerja dengan senang hati dan penuh kegembiraan apabila apa yang dikerjakan itu sesuai dengan keadaan dirinya, kemampuannya, dan minatnya. Sebaliknya, apabila seseorang bekerja tidak sesuai dengan apa yang ada dalam dirinya maka dapat dipastikan ia akan kurang bergairah dalam bekerja, kurang senang, dan kurang tekun.


Nah, untuk  mengatasi kerugian yang akan didapatkan jika memilih untuk bekerja di rumah adalah dengan membicarakan secara langsung dengan anggota keluarga yang tinggal serumah dengan Anda, juga jangan lupa memberikan kejelasan pada mereka untuk tidak mengganggu ketika sedang bekerja. Selain itu ada beberapa cara lain agar kegiatan bekerja di rumah menjadi lebih kondusif dan tenang.
Ada banyak orang yang terjebak dengan pekerjaannya dengan gaji yang tidak seberapa besarnya. Kerja dari pagi sampai malam dan mungkin bisa lembur dengan pekerjaan yang menumpuk. Itulah tugas para pekerja di perusahaan, harus konsikuen dengan waktu, sehingga tidak sempat bertemu keluarga dirumah. Mungkin ada yang tidak sempat membagi waktu luangnya kepada anak-anak karena tuntutan pekerjaan.
×