Passion adalah motivasi anda pada saat bekerja dan mengetahui apa kegemaran kalian sebelumnya dapat menghemat waktu anda mencari pekerjaan. Walaupun pasti banyak sekali faktor lain yang membuat kalian harus atau terpaksa menerima pekerjaan di luar dari passion kalian, kalian harus tetap teguh dan percaya diri karena passion adalah hal yang dapat membuat kalian lebih berkembang di karir.
Dengan melihat tingginya pengguna media sosial yang ada di Indonesia, tentunya beberapa pebisnis dan perusahaan memanfaatkannya untuk media pemasaran bisnis yang mereka jalankan. Bahkan, tidak hanya perusahaan dalam negeri saja, banyak perusahaan-perusahaan multinasional ataupun luar negeri yang menggunakan media sosial guna memperluas jaringan perusahaannya.
Beberapa tahun lalu Youtube hanya digunakan untuk melihat video klip atau trailer film aja. Namun beberapa waktu terakhir, Youtube bisa menjadi lahan untuk mencari pundi-pundi bahkan pekerjaan tetap. Salah satunya adalah dengan menjadi kreator atau yang sering disebut sebagai youtuber. Menjadi youtuber nggak hanya bermodal punya kamera aja, tapi pekerjaan ini juga dituntut untuk selalu mempunyai ide-ide yang keren serta kemampuan editing video yang mumpuni. Yang nggak kalah penting adalah ketekunan dan keseriusan dalam membuat video-video berkualitas.
Dengan kerja dari rumah pasti akan berkembang dan berubah seiring denagn kemajuan zaman begitulah kata orang bijak. Apabila Anda kreatif dalam menjalankan pekerjan tersebut maka akan banyak menuai hasil yang ingin Anda inginkan. Cara kerja dari rumah online ini sangat mudah, hanya dengan bermodalkan internet dan Smartphone saja anda bisa melakukannya.
Kerja dari rumah dengan cara online tanpa modal saat ini menjadi trend terbaru 2017. Banyak peluang bisnis yang didapatkan dari kerja online. Dan hasilnya pun juga sangat memuaskan para pembisnis online. Apabila pernah mendengar kalimat nyentil dari almarhum Bob Sandino ” Kamu bangun pagi, mandi, pamit kerja, pake seragam, kaki dibungkus sepatu, berangkat pagi, pulang sore, bayaran nggak seberapa, kerja apa dikerjain?”.
×